Kemenkes Harus Segera Cari Pengganti Vaksin MR

Selasa, 21 Agustus 2018, 19:37 WIB | Laporan: Wahyu Sabda Kuncahyo

Vaksin MR/Net

Komisi IX DPR RI sepakat dengan pernyataan Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang meminta agar pemerintah mencari alternatif lain dari vaksin measles rubella (MR).

Menurut anggota Komisi IX Irma Suryani Chaniago, pihaknya segera memanggil Kementerian Kesehatan untuk membahas masalah vaksin MR yang diketahui mengandung babi.

"Kita akan memanggil Kemenkes. Saat ini masih diagendakan," ujarnya kepada wartawan, Selasa (21/8).

Irma menilai, dengan adanya pernyataan MUI tentang vaksin MR maka vaksin yang sudah beredar selama ini tidak perlu ditarik dari peredaran.

"Tidak perlu, karena pertimbangannya sudah matang dan dapat dipertanggungjawabkan," jelasnya.

Meski begitu, menurut Irma, Kemenkes berkewajiban mencari solusi dengan menyediakan vaksin penganti.

"Menurut saya menkes berkewajiban mencari vaksin yang lebih baik. Sebelum ada vaksin yang halal dan suci," tegas politisi Partai Nasdem itu.

MUI sebelumnya menetapkan vaksin MR haram karena mengandung babi. Namun, MUI tetap memperbolehkan penggunaannya bagi umat muslim selama belum ada vaksin pengganti yang halal.

Keputusan tertuang dalam Fatwa MUI 33/2018 tentang Penggunaan Vaksin Measles Rubella, produk dari Serum Institute of India untuk Imunisasi yang diputuskan pada 20 Agustus 2018. [wah]
Editor:

Kolom Komentar