Iuran BPJS Naik, Akan Banyak Peserta Mandiri Migrasi Ke Kelas 3

Sabtu, 02 November 2019, 14:50 WIB
Laporan: Jamaludin Akmal

Anggota Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi), Herman Saputra/RMOL

Kenaikan iuran BPJS Kesehatan peserta mandiri dinilai akan berdampak pada migrasi kelas peserta karena besarnya angka kenaikan iuaran.

Hal itu diungkapkan anggota Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi), Herman Saputra pada acara diskusi Polemik di kawasan Menteng, Jakarta Pusat pada Sabtu (2/11).

Menurut Herman, dampak tersebut akan terjadi lantaran dipengaruhi faktor kemampuan peserta mandiri membayar iuaran.

Sehingga, dikhawatirkan akan adanya penumpukan di Kelas 3 karena dipastikan banyaknya peserta Kelas 1 dan Kelas 2 memilih berpindah.

"Bisa dibayangkan kenaikan iuran buat migrasi peserta dan pelayanan jadi menumpuk di kelas 3, itu yang dikhawatirkan tidak akan tertangani," ucap Herman Saputra.

Karena kata dia, dengan adanya kenaikan iuran yang merasakan dampak terbesar ialah masyarakat, dan pihak rumah sakit tidak terdampak secara langsung.

"Dalam keadaan normal RS selalu dikambinghitamkan karena menolak pasien, tempat tidur penuh dan semua kasus. Jadi ini keuangan dan diterjemahkan sektor kesehatan tapi statemen ini dibayangkan pola berpikir moneter dimasukkan ke kesehatan," tutur Herman Saputra.

Kolom Komentar


Video

JODHI YUDOYONO: Ketika Membayangkan | Puisi Hari Ini

Jumat, 03 April 2020
Video

Update COVID-19 | Jumat 3 April, Positif 1.986 orang, dan 181 Meninggal

Jumat, 03 April 2020
Video

Dokter Ketty Herawati Sultana Meninggal Karena Corona, Sempat Rawat Menhub Budi Karya

Minggu, 05 April 2020