Mantap! Pasien Gejala Ringan Bisa Konsultasi Tanpa Repot Lewat Telemedis

Seorang Dokter memeriksa kondisi pasien dari jarak jauh lewat tayangan video call atau telemedis/Net

  Tim medis di Moskow menjalani praktek jarak jauh atau telemedis dalam penanganan pasien, termasuk warga yang memiliki gejala ringan untuk kasus virus corona.  

Mereka menggunakan layanan konsultasi via panggilan video (video call).

Warga yang merasa memiliki gangguan dan perlu untuk mengecek kondisinya, bisa menghubungi nomor yang disediakan pemerintah. Nanti petugas akan menyarankan apa saja yang sebaiknya dilakukan sambil memantau pasien dari video tersebut.

Dalam layanan telemedis ini, para dokter akan menangani para pasien  virus Corona yang kondisinya cukup baik untuk menjalani perawatan di rumah.

Para pasien itu akan dipantau dari jarak jauh oleh para tenaga medis, yang juga bertugas mencari tanda-tanda jika kondisi pasien memburuk. Para dokter akan kembali menghubungi para pasiennya secara rutin dan pasien juga bisa menghubungi dokter jika merasa perlu, melansir AFP, Kamis (9/4).

Pusat layanan telemedis dibangun pemerintah Moskow dalam penanganan wabah virus corona. Para dokter duduk di bilik-bilik sambil menatap layar dan memakai headset untuk berinteraksi via panggilan video dengan pasiennya.

"Pusat telemedis diciptakan secara khusus bagi para pasien virus Corona yang kondisinya mengizinkan mereka untuk dipantau di rumah," terang kepala dokter di pusat telemedis, Andrei Tyazhelnikov.

Sebanyak 200 dokter yang dipekerjakan di usat telemedis ini. Tyazhelnikov menyebut sebagian besar merupakan dokter umum, bukan spesialis virus Corona, namun mereka dilatih untuk menggunaka protokoler yang tepat.

Pusat telemedis ini buka 24 jam, dengan para dokter bekerja selama 12 jam setiap shift. Konsultasi via telemedis rata-rata berlangsung selama 15 menit dan sejauh ini sudah lebih dari 7 ribu konsultasi yang dilakukan.

Sampai hari ini, kasus virus corona Rusia melonjak ke angka 8.672. Sebagian besar kasus ada di ibu kota Moskow. Jumlah korban meninggal kini mencapai 63 orang.

Layanan telemedis bukan hal baru. Indonesia sudah mulai menerapkan teknologi ini sejak beberapa tahun lalu

Telemedicine sebelumnya telah dikembangkan di Indonesia sebagai pilot project sejak 2012 dengan jenis layanan teleradiologi saja.

Kementerian Kesehatan RI pada 2016  mengembangkan telemedicine menjadi tiga jenis layanan telemedicine, meliputi teleradiologi, tele-EKG serta tele-USG. Saat ini dikembangkan pula telekonsultasi, yan telah banyak digunakan saat ini.

Inovasi layanan telemedicine itu dikembangkan di dua RS di Jawa Timur. Yaitu RSUD Dr Soetomo sebagai RS pengampu penyelenggara  uji coba program telemedicine yang ditetapkan langsung oleh kementerian kesehatan (kemenkes) sejak 2019.

Sedangkan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok akan menerapkan telekomunikasi pelayanan informasi medis jarak jauh atau telemedis melalui nomor yang sedang disiapkan.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Depok, Sidik Mulyono di Balai Kota Depok, dalam keterangannya kepada media menegaskan pihaknya sedang menyiapkan rencana hadirnya telemedis.

"Nanti nomor yang disiapkan kita fungsikan bagi warga yang ingin mengetahui kondisi kesehatan mereka, khususnya terkait gejala Corona,” katanya.

Di saat seluruh rumah sakit sudah penuh diharap masyarakat bisa melakukan perawatan secara mandiri dan menghubungi nomor yang sedang disiapkan.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Pesan Anies Baswedan Untuk ASN: Tetap Tangguh Meski TKD Berkurang

Jumat, 29 Mei 2020
Video

Ini kronologi Dua Mobil PCR untuk Surabaya Diserobot Pemprov Jatim

Jumat, 29 Mei 2020

Artikel Lainnya

Usul Berlakukan New Normal Di Tempat Kerja, Pelaku Industri Diminta Jalankan Protokol Covid-19
Kesehatan

Usul Berlakukan New Normal D..

31 Mei 2020 23:24
153 Orang Reaktif Covid-19 Dalam Rapid Test Yang Digelar BIN Di Zona Merah Surabaya
Kesehatan

153 Orang Reaktif Covid-19 D..

31 Mei 2020 22:32
Perawatan Pasien Covid-19 Capai Rp 215 Juta, DPR: Harus Dievaluasi!
Kesehatan

Perawatan Pasien Covid-19 Ca..

31 Mei 2020 19:38
Cerita Driver Ojol Aryo Wicaksono, Pasien Covid-19 Yang Dinyatakan Sembuh Dan Sempat Dikucilkan Warga
Kesehatan

Cerita Driver Ojol Aryo Wica..

31 Mei 2020 16:54
Update Covid-19: Kasus Positif 26.473 Orang, Pasien Sembuh Bertambah 293 Orang
Kesehatan

Update Covid-19: Kasus Posit..

31 Mei 2020 16:00
Ratusan Warga Ciledug Tangerang Antusias Ikuti Rapid Test BIN
Kesehatan

Ratusan Warga Ciledug Tanger..

31 Mei 2020 04:30
Dinilai Sudah Aman, RSHS Bandung Siap Buka Kembali Layanan Kesehatan Non-Covid-19
Kesehatan

Dinilai Sudah Aman, RSHS Ban..

31 Mei 2020 02:08
Update Corona 30 Mei: Positif 25.773 Orang, Sembuh 7.015 Orang, Dan Meninggal 1.573 Orang
Kesehatan

Update Corona 30 Mei: Positi..

30 Mei 2020 15:49