Bappenas Akui Tes Covid-19 Belum Capai Batas Minimum WHO

Deputi Bidang Pembangunan Manusia, Masyarakat dan Kebudayaan Kementerian PPN/Bappenas, Subandi Sardjoko/RMOL

Jumlah pemeriksaan virus corona baru atau Covid-19 di Indonesia belum mencapai batas minimum yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO.

Deputi Bidang Pembangunan Manusia, Masyarakat dan Kebudayaan Kementerian PPN/Bappenas, Subandi Sardjoko menjelaskan, WHO memberikan usulan bagi negara-negara terinfeksi agar memeriksakan warganya dengan kriteria survilence yang cukup.

"Jadi jumlah tes yang cukup. Dari WHO mengusulkan itu 1 dari seribu. Nah Bappenas meniru negara dengan jumlah penduduk yang seperti Indonesia adalah Brazil. Itu kita 3.500 per 1 juta penduduk harus disediakan tesnya," ucap Subandi Sardjoko dalam jumpa pers di Gedung Graha BNPB, Jakarta Timur, Jumat (29/5).

Hingga Kamis kemarin (28/5), jumlah penduduk yang sudah diperiksa oleh pemerintah adalah sebanyak 201.311 orang. Pemeriksaan ini dilakukan dengan dua metode, yakni Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) dan Tes Cepat Molkuler (TCM).

Namun dari jumlah tersebut, Subandi Sardjoko mengatakan belum cukup, jika melihat batas minimum pemeriksaan yang dianjurkan WHO.

Sehingga, pemerintah masih harus menggalakkan pemeriksaan Covid-19 di masyarakat. Yaitu dengan perkiraan kekurangannya mencapai sekitar 738.689 orang.

"Jadi ini tes yang kita butuhkan minimal 940 ribu tes. Dan kita sekarang, per kemarin itu belum sepertiganya," demikian Subandi Sardjoko.

Kolom Komentar


Video

Kok Jadi Kontroversial, Padahal Begini Test Wawasan Kebangsaan Pegawai KPK

Selasa, 11 Mei 2021
Video

Obrolan Bareng Bang Ruslan • Pemerintah Harusnya Jaga Perasaan Rakyat

Selasa, 11 Mei 2021

Artikel Lainnya

Jadi Penyumbang Positif Covid-19, Gubernur Se-Sumatera Diminta Serius Antisipasi Arus Balik Lebaran
Kesehatan

Jadi Penyumbang Positif Covi..

13 Mei 2021 20:39
Geser Jawa, Pulau Sumatera Paling Banyak Menyumbang Kasus Positif Covid-19
Kesehatan

Geser Jawa, Pulau Sumatera P..

13 Mei 2021 19:39
Hari Pertama Lebaran, Total Kasus Positif Capai 1.731.652 Orang
Kesehatan

Hari Pertama Lebaran, Total ..

13 Mei 2021 19:16
Klaster Keluarga Mendominasi Kasus Aktif di Kota Semarang
Kesehatan

Klaster Keluarga Mendominasi..

13 Mei 2021 16:54
Muncul Persoalan Mudik Dan Mobilitas WNA, Pakar Hukum Kesehatan Minta Jokowi Tegas Kendalikan Covid-19
Kesehatan

Muncul Persoalan Mudik Dan M..

12 Mei 2021 03:10
Satgas Covid-19 Minta Pemda Perketat Aturan Mobilitas Dan Kerumunan Selama Masa Lebaran
Kesehatan

Satgas Covid-19 Minta Pemda ..

12 Mei 2021 00:55
Mutasi Virus Covid Mengintai Anak Dan Remaja Di Dunia, IDAI Sangsi Pemerintah Mampu Buka Sekolah Yang Aman Covid-19
Kesehatan

Mutasi Virus Covid Mengintai..

12 Mei 2021 00:00
IDI Minta Rumah Sakit Hingga Puskesmas Siapkan Langkah Antisipatif Lonjakan Kasus Covid-19 Paska Libur Lebaran
Kesehatan

IDI Minta Rumah Sakit Hingga..

11 Mei 2021 23:07