Doni Monardo Berharap Bantuan Hyundai Engineering Perkuat Hubungan Korea-Indonesia

Penyerahan bantuan Hyundai Engineering/Net

Bantuan kepada pemerintah untuk penanganan pandemik Covid-19 terus mengalir. Salah satunya datang dari Hyundai Engineering Co. Ltd yang menyerahkan bantuan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebesar Rp 5 miliar.

Bantuan berupa perlengkapan proteksi diri dan peralatan diagnosa Covid-19. Bantuan ini merupakan lanjutan dari sebelumnya dimana Hyundai Engineering juga menyerahkan donasi kepada Pertamedika.

"Total nilai kedua donasi yang kami berikan mencapai Rp 5 miliar terdiri dari 4.800 unit peralatan diagnosa, 260.000 unit masker serta 1.500 unit termometer. Donasi ini akan didistribusikan ke seluruh penjuru Indonesia melalui BNPB," kata Delegasi Hyundai Engineering dalam keterangannya, Kamis (4/5).

Dalam sambutannya di depan Kepala BNPB, Doni Monardo, delegasi Hyundai mengatakan sebagai perusahaan yang menjalankan bisnisnya di Indonesia, Hyundai memiliki tanggungjawab sosial.

"Kami turut bertanggungjawab membantu masyarakat Indonesia dalam menghadapi pandemik Covid-19, dan kami berharap Indonesia dapat mengakhiri pandemik ini dalam waktu dekat," ujarnya.

Ketua BNPB, Doni Monardo menyampaikan ucapan terimakasih atas bantuan yang diberikan oleh Hyundai Engineering.

"Kami sangat berterimakasih atas dukungannya, dan saya percaya donasi ini akan membantu Indonesia mengatasi Covid-19. Saya juga berharap ini akan memperkuat hubungan persahabatan antara Korea dan Indonesia," kata Doni.

Diketahui Hyundai Engineering CO., Ltd adalah perusahaan EPC (Engineering, Procurement, dan Construction) dari Korea Selatan, yang berpengalaman dalam mengerjakan proyek-proyek fasilitas minyak dan gas, kelistrikan serta infrastruktur.

Saat ini, Hyundai Engineering tengah dipercaya oleh PT. Pertamina (Persero) untuk mengerjakan pembangunan Megaproyek strategis nasional Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan, yang merupakan satu dari enam Megaproyek kilang yang dibangun oleh Pertamina. Keenam Megaproyek kilang itu terdiri atas empat proyek perluasan RDMP dan dua proyek pembangunan baru (Grass Root Refinery/GRR).

RDMP Balikpapan akan meningkatkan kapasitas pengolahan kilang dari 260.000 barel per hari (bpd) menjadi 360.000 pbd serta meningkatkan kualitas produk BBM dari setara Euro II menjadi setara Euro V, dan akan mengurangi beban impor solar hingga 17 persen karena produksi solar meningkat 23 persen atau 30.000 barel per hari.

RDMP Kilang Balikpapan juga akan menghasilkan produk baru propilen sebesar 230.000 ton per tahun. Proyek dengan nilai investasi sebesar US$6,5 miliar ini ditargetkan selesai pada tahun 2023 mendatang untuk tahap-1, kemudian tahap-2 ditargetkan tuntas pada tahun 2025.

Kolom Komentar


Video

Berstatus Tersangka, Jack Boyd Lapian Jalani Pemeriksaan Perdana Di Bareskrim

Jumat, 03 Juli 2020
Video

Agak Sulit ya Ternyata Bekerja Dengan Baik dan Benar

Minggu, 05 Juli 2020
Video

New Normal New Ideas

Minggu, 05 Juli 2020

Artikel Lainnya

Sumbang 1.262 Pasien Corona, Hanya 17 Yang Alami Gejala Klinis Di Sekolah Perwira TNI AD
Kesehatan

Sumbang 1.262 Pasien Corona,..

09 Juli 2020 17:31
Kasus Positif Terbanyak 9 Juli Dari Klaster Pusat Pendidikan Secapa TNI AD
Kesehatan

Kasus Positif Terbanyak 9 Ju..

09 Juli 2020 16:48
Meroket, Hari Ini Positif Corona Bertambah 2.657 Orang, Yang Sembuh Juga Banyak
Kesehatan

Meroket, Hari Ini Positif Co..

09 Juli 2020 16:18
Gara-gara Tulang Ikan, Warga Malaysia Ini Harus Bayar Rp 28 Juta Untuk Pengobatannya
Kesehatan

Gara-gara Tulang Ikan, Warga..

09 Juli 2020 15:17
Tembus Seribu, Pasien Positif Covid-19 Yang Masih Dirawat Di RSD Wisma Atlet
Kesehatan

Tembus Seribu, Pasien Positi..

09 Juli 2020 11:42
Melihat Data, Kasus Corona Di Indonesia Masih Akan Terus Naik
Kesehatan

Melihat Data, Kasus Corona D..

09 Juli 2020 11:34
Ilmuan Inggris Peringatkan Adanya Potensi Kerusakan Otak Pada Pasien Covid-19
Kesehatan

Ilmuan Inggris Peringatkan A..

09 Juli 2020 11:18
Kasus Covid-19 Jakarta Nambah 345 Orang, 50-an Baru Pulang Dari Luar Negeri
Kesehatan

Kasus Covid-19 Jakarta Namba..

08 Juli 2020 17:12