DKI Dapat Mesin Lab PCR Dari Korea Selatan, Ahli Epidemiologi Minta Rapid Test Disetop

Ilustrasi/Net

Tes polymerase chain reaction (PCR) memang lebih mampu mendeteksi infeksi virus corona baru (Covid-19) dengan lebih detail ketimbang rapid test. Karena itu, kedatangan satu mesin lab PCR dari Korea Selatan sebagai bagian program Sister City Jakarta-Seoul patut disyukuri.

Ahli Epidemiologi dan Biostatistik Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia, Pandu Riono, pun menyambut baik pemberian mesin tes PCR tersebut. Lebih lanjut, Pandu meminta pelaksanaan rapid test lebih baik dihentikan.

"Setop rapid test. Mesin PCR tersebut perlu segera digunakan agar DKI Jakarta mampu tingkatkan kapasitas tes (Covid-19) di atas 10 ribu per hari," ungkap Pandu melalui akun Twitter pribadinya, Kamis (25/6).

Selain itu, Pandu juga meminta agar Surveilans atau kegiatan pengamatan  terhadap data dan informasi tentang kejadian penyakit atau masalah kesehatan untuk memperoleh informasi guna mengarahkan tindakan penanggulangan secara efektif dan efisien terus diperkuat.

"Sistem Surveilans perlu terus diperkuat. Yaitu Tes, Lacak, Isolasi. Ini salah satu kunci mempercepat penurunan kasus di DKI dan cegah gelombang kedua," tandasnya.

Untuk diketahui, Pemprov DKI Jakarta juga telah meningkatkan kapasitas pemeriksaan metode RT-PCR, dengan membangun Laboratorium Satelit Covid-19. Laboratorium ini berlokasi di sebagian lahan RSUD Pasar Minggu dan RSUD Duren Sawit sejak 9 April 2020, dan membangun jejaring dengan 41 laboratorium pemeriksa Covid-19 lainnya.

Secara kumulatif, sampai dengan 23 Juni 2020 pemeriksaan PCR telah dilakukan terhadap 263.673 sampel. Khusus pada 23 Juni 2020, dilakukan tes PCR terhadap 4.966 orang, 3.909 di antaranya dilakukan untuk menegakkan diagnosis pada kasus baru. Hasilnya, 154 positif dan 3.755 negatif.
EDITOR: AGUS DWI

Kolom Komentar


Video

Berstatus Tersangka, Jack Boyd Lapian Jalani Pemeriksaan Perdana Di Bareskrim

Jumat, 03 Juli 2020
Video

Agak Sulit ya Ternyata Bekerja Dengan Baik dan Benar

Minggu, 05 Juli 2020
Video

New Normal New Ideas

Minggu, 05 Juli 2020

Artikel Lainnya

Sumbang 1.262 Pasien Corona, Hanya 17 Yang Alami Gejala Klinis Di Sekolah Perwira TNI AD
Kesehatan

Sumbang 1.262 Pasien Corona,..

09 Juli 2020 17:31
Kasus Positif Terbanyak 9 Juli Dari Klaster Pusat Pendidikan Secapa TNI AD
Kesehatan

Kasus Positif Terbanyak 9 Ju..

09 Juli 2020 16:48
Meroket, Hari Ini Positif Corona Bertambah 2.657 Orang, Yang Sembuh Juga Banyak
Kesehatan

Meroket, Hari Ini Positif Co..

09 Juli 2020 16:18
Gara-gara Tulang Ikan, Warga Malaysia Ini Harus Bayar Rp 28 Juta Untuk Pengobatannya
Kesehatan

Gara-gara Tulang Ikan, Warga..

09 Juli 2020 15:17
Tembus Seribu, Pasien Positif Covid-19 Yang Masih Dirawat Di RSD Wisma Atlet
Kesehatan

Tembus Seribu, Pasien Positi..

09 Juli 2020 11:42
Melihat Data, Kasus Corona Di Indonesia Masih Akan Terus Naik
Kesehatan

Melihat Data, Kasus Corona D..

09 Juli 2020 11:34
Ilmuan Inggris Peringatkan Adanya Potensi Kerusakan Otak Pada Pasien Covid-19
Kesehatan

Ilmuan Inggris Peringatkan A..

09 Juli 2020 11:18
Kasus Covid-19 Jakarta Nambah 345 Orang, 50-an Baru Pulang Dari Luar Negeri
Kesehatan

Kasus Covid-19 Jakarta Namba..

08 Juli 2020 17:12