Akhirnya, WHO Akui Virus Corona Baru Bisa Menyebar Lewat Udara

Ilustrasi orang bersin/Net

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada akhirnya mengakui bukti yang diberikan ratusan ilmuan bahwa penyebaran virus corona baru (SARS-CoV-2) bisa terjadi di udara.

Pengakuan tersebut menanggapi surat dan bukti yang diberikan oleh ratusan ilmuan dalam jurnal Clinical Infectious Diseases yang dirilid pada Senin (6/7), melansir Reuters.

Di mana WHO pada awalnya mengklaim kemungkinan virus corona baru ditransmisikan melalui udara sangat kecil. Lantaran ketika virus tersebut keluar melalui droplet dari hidung atau mulut orang yang terinfeksi, mereka akan cepat jatuh ke tanah.

"Kami telah berbicara tentang kemungkinan transmisi udara dan transmisi aerosol sebagai salah satu mode transmisi Covid-19," ujar Pimpinan teknis WHO terhadap Pandemik Covid-19, Maria Van Kerkhove, dalam konferensi pers pada Selasa (7/7).

Sebelumnya, sebanyak 239 ilmuan dari 32 negara mendesak WHO untuk memperbarui panduan terkait penyebaran virus corona baru. Desakan tersebut disampaikan melalui surat terbuka yang ditujukan kepada Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam jurnal terkait.

Di dalam jurnal tersebut, para ilmuan menguraikan bagaimana virus corona baru bisa ditransmisikan melalui udara.

Mereka mengatakan, partikel-partikel yang lebih kecil yang dihembuskan dapat bertahan lama mengambang di udara dan bisa menginfeksi orang yang menghirupnya.

"Kami ingin mereka (WHO) mengakui bukti," ujar seorang ahli kimia di University of Colorado, Jose Jimenez yang ikut menandatangani surat terbuka.

Kolom Komentar


Video

Kok Jadi Kontroversial, Padahal Begini Test Wawasan Kebangsaan Pegawai KPK

Selasa, 11 Mei 2021
Video

Obrolan Bareng Bang Ruslan • Pemerintah Harusnya Jaga Perasaan Rakyat

Selasa, 11 Mei 2021

Artikel Lainnya

Penyuntikkan 448.480 Dosis Vaksin AstraZeneca Dihentikan Kemenkes
Kesehatan

Penyuntikkan 448.480 Dosis V..

17 Mei 2021 02:36
Kimia Farma: Kami Tidak  Memberikan Toleransi Terhadap Tindakan Yang Tidak Sesuai 'Akhlak'!
Kesehatan

Kimia Farma: Kami Tidak Mem..

16 Mei 2021 23:21
Kerja Sama TNI-Polri, Pemkot Jaksel Gelar Tes Swab Untuk Pemudik Dari Kampung
Kesehatan

Kerja Sama TNI-Polri, Pemkot..

16 Mei 2021 20:35
Tingkat Kesembuhan Lebih Tinggi Dari Positif Covid-19, Kasus Aktif Tinggal 90.800 Orang
Kesehatan

Tingkat Kesembuhan Lebih Tin..

16 Mei 2021 16:35
Kepala Puskesmas Bobotsari Purbalingga Meninggal Akibat Covid-19
Kesehatan

Kepala Puskesmas Bobotsari P..

16 Mei 2021 15:49
Kasus Positif Covid-19 Di DKI Bertambah 227, Kasus Aktif Berkurang 364
Kesehatan

Kasus Positif Covid-19 Di DK..

15 Mei 2021 23:41
Jelang Pembukaan Sekolah, Anthony Fauci: Siswa Yang Belum Divaksin Harus Tetap Gunakan Masker Di Dalam Kelas
Kesehatan

Jelang Pembukaan Sekolah, An..

15 Mei 2021 08:58
Ancaman Mutasi Virus Dan Tsunami Covid Di Dunia, Epidemiolog Beri Saran Pemerintah Tutup Perbatasan Hingga Tiga Bulan Ke Depan
Kesehatan

Ancaman Mutasi Virus Dan Tsu..

15 Mei 2021 03:56