Potensi Penularan Corona Lewat Udara Tinggi, IDI Minta Pemerintah Awasi Ketat Protokol Kesehatan Di Ruangan Tertutup

Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Zubairi Djoerban/Net

Potensi penularan virus corona baru (Covid-19) lewat percikan droplet yang melayang di udara (airbone) bisa menjadi sebab angka kasus positif terus bertambah dari hari ke hari.

Menurut Ketua Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Zubairi Djoerban, potensi penularan seperti itu telah diakui Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

"WHO, atas saran dari ratusan peneliti dari 32 negara menyetujui bahwa mungkin sekali penularannya tidak terbatas pada 1,7 meter atau 1,8 meter. Namun bisa jauh banget, bisa berkali-kali lipat. Maka disetujui ada kemungkinan itu (penularan lewat udara)," ujar Zubairi Djoerban saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (15/7).

Karena itulah kemudian Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI) ini meminta kepada pemerintah untuk mengawasi secara ketat penerapan protokol kesehatan dalam rangka pencegahan penularan Covid-19. Khususnya di ruang-ruang publik yang tertutup, alias di dalam ruangan.

Sebab, berdasarkan pengalaman di beberapa negara, memang terdapat penularan virus yang terjadi di ruangan tertutup. Seperti transportasi umum, tempat ibadah, perkantoran, hingga di tempat hiburan dan sekolah.

"Lebih dari 40 kapal di dunia ini yang banyak sekali klasternya. Di Yokohama lebih dari 700 (orang terinfeksi). Kemudian kapal induk di Perancis itu lebih dari seribu terinfeksi, di Gereja di Korea Selatan itu yang terkait dengan gereja ada 5 ribu lebih, di Mul House di Perancis 2.500," paparnya.

"Jadi artinya kita memang harus ketat menjalankan (protokol kesehatan), kalau sekarang mau dibilang New Normal ya tapi harus ketat (pengawasannya)," demikian Zubairi Djoerban.
EDITOR: AGUS DWI

Kolom Komentar


Video

BREAKING NEWS: Pasar Cepogo Boyolali Terbakar

Kamis, 17 September 2020
Video

Menguji Erick Thohir dan Jokowi, Kejanggalan Pertamina Gamblang Diurai Ahok

Jumat, 18 September 2020

Artikel Lainnya

Menko Luhut: Setelah Vaksin Didapat, Kami Injeksikan Ke Seluruh Tenaga Medis
Kesehatan

Menko Luhut: Setelah Vaksin ..

19 September 2020 05:35
Covid-19 Sudah Menjangkit 15 Ribu Anak-anak, 165 Meninggal Dunia
Kesehatan

Covid-19 Sudah Menjangkit 15..

19 September 2020 05:21
Tinjau Protokol Kesehatan Di Bandara Soeta, Mata Budi Karya Tertuju Pada Smart Helmet
Kesehatan

Tinjau Protokol Kesehatan Di..

19 September 2020 03:39
Kasus Sembuh Di Surabaya Melonjak, 1.101 Bed Khusus Pasien Covid-19 Kosong
Kesehatan

Kasus Sembuh Di Surabaya Mel..

18 September 2020 19:53
Hari Ini, Total Kasus Positif Covid-19 Di Ibukota Tembus 60.875
Kesehatan

Hari Ini, Total Kasus Positi..

18 September 2020 18:56
Hingga Hari Ini, 115 Pegawai Dan Pihak Terkait Di Lingkungan KPK Positif Covid-19
Kesehatan

Hingga Hari Ini, 115 Pegawai..

18 September 2020 18:51
Hari Ini Kasus Sembuh Corona Tembus 4.088 Orang, Yang Meninggal 114 Orang
Kesehatan

Hari Ini Kasus Sembuh Corona..

18 September 2020 16:58
4 Gedung Pemprov DKI Ditutup Sementara Gegara Covid-19, Ini Rinciannya
Kesehatan

4 Gedung Pemprov DKI Ditutup..

17 September 2020 16:43