WHO Perpanjang Status Darurat Tertinggi Covid-19

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus/Net

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperpanjang status Darurat Kesehatan Masyarakat Internasional (PHEIC) yang merupakan peringatan tingkat tertinggi. Badan PBB tersebut menyatakan, pandemik Covid-19 kemungkinan akan berlangsung panjang.

Peringatan tersebut disampaikan pada Sabtu (1/8), setelah komite darurat WHO melakukan pertemuan untuk mengevaluasi krisis kesehatan yang telah melanda dunia selama lebih dari setengah tahun.

Komite tersebut berkumpul pada Jumat (31/7) untuk keempat kalinya sejak WHO mendeklarasikan PHEIC untuk Covid-19 pertama kali. Ada 18 anggota dan 12 penasihat yang berkumpul.

Dalam pernyataannya, komite tersebut menyoroti durasi panjang pandemik Covid-19 bisa memicu kelelahan tanggapan negara-negara dunia. Apalagi jika ditambah dengan tekanan sosial-ekonomi, melansir AFP.

"Komite menyoroti durasi panjang pandemik Covid-19, mencatat pentingnya upaya berkelanjutan komunitas, nasional, regional, dan global," bunyi pernyataan tersebut.

"WHO terus menilai tingkat risiko global Covid-19 menjadi sangat tinggi," tambah pernyataan tersebut.

Komite tersebut kemudian mendesak WHO untuk memberikan panduan pragmatis mengenai tanggapan Covid-19 guna mengurangi risiko kelelahan negara yang juga menghadapi tekanan sosial-ekonomi.

Komite juga mendesak WHO untuk mendukung negara-negara dalam mempersiapkan peluncuran pengobatan dan vaksin yang terbukti efektif. Termasuk juga mempercepat penelitian sumber virus agar bisa lebih cepat menghentikan penyebaran.

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan efek pandemik akan berlangsung lama.

"Sungguh menyedihkan untuk berpikir bahwa enam bulan lalu, ketika Anda merekomendasikan saya menyatakan PHEIC, ada kurang dari 100 kasus dan tidak ada kematian di luar China," katanya.

Namun saat ini, virus tersebut telah menginfeksi sedikitnya 17,6 juta orang dengan sedikitnya 680 ribu di antaranya meninggal dunia.

Kolom Komentar


Video

FRONT PAGE | CATATAN KAMI, Dr Ahmad Yani

Jumat, 07 Agustus 2020
Video

RMOL World View | Di Balik Ledakan Lebanon Bersama Duta Besar RI untuk Lebanon, Hajriyanto Y Thohari

Jumat, 07 Agustus 2020

Artikel Lainnya

Studi JAMA Cardiology Sebut 78 Persen Pasien Covid-19 Yang Telah Pulih Berpotensi Mengalami Kerusakan Jantung
Kesehatan

Studi JAMA Cardiology Sebut ..

10 Agustus 2020 16:36
Hati-hati, Cegukan Terus Menerus Bisa Jadi Gejala Covid-19
Kesehatan

Hati-hati, Cegukan Terus Men..

10 Agustus 2020 08:16
Tangsel Perpanjang PSBB Sampai 23 Agustus, Ini Alasannya
Kesehatan

Tangsel Perpanjang PSBB Samp..

10 Agustus 2020 05:36
Sosialisasi Protokol Kesehatan Gencar Dilakukan Di Paloh
Kesehatan

Sosialisasi Protokol Kesehat..

10 Agustus 2020 03:24
Bertambah 1.893 Orang, Positif Virus Corona Nasional Di Angka 125.396 Kasus
Kesehatan

Bertambah 1.893 Orang, Posit..

09 Agustus 2020 16:16
Para Ahli Kesehatan Dunia: Jangan Berekspektasi Terlalu Tinggi Pada Vaksin Covid-19
Kesehatan

Para Ahli Kesehatan Dunia: J..

09 Agustus 2020 10:46
Tambahan Kasus Positif Corona 8 Agustus Kembali Tembus 2 Ribu, Total Sekarang 123.503 Kasus
Kesehatan

Tambahan Kasus Positif Coron..

08 Agustus 2020 16:19
Doni Monardo Mandatkan GA Covid-19 Sebagai Relawan Pos Corona
Kesehatan

Doni Monardo Mandatkan GA Co..

08 Agustus 2020 02:20