Komisi IX DPR Sempat Kaget Terkait Informasi Vaksin Covid-19 Dari Luar Negeri

Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PKS, Kurniasih Mufidayati/Net

Komisi IX DPR RI sempat kaget dengan adanya informasi vaksin Covid-19 dari luar negeri lantaran belum dibahas secara detail di rapat Komisi IX DPR bersama stakeholder terkait.

Pasalnya, DPR bersama lembaga penelitian hingga kementerian terkait telah membahas secara detail rencana vaksin Covid-19 buatan dalam negeri dalam rapat terintegrasi terpadu Kemenkes, Kemeristek, BPOM hingga para pakar.

Begitu disampaikan anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PKS, Kurniasih Mufidayati saat mengisi seial diskusi daring Polemik MNC Trijaya FM bertajuk "Menanti Vaksin Covid-19" pada Sabtu (15/8).

"Makanya kita agak kaget ketika ada vaksin lain yang dihadirkan di Indonesia tapi tidak didiskusikan dan tidak dikoordinasikan ataupun dibahas di Komisi IX," ujar Mufida.

"Karena biar bagaimanapun Komisi IX ini kan nanti akan menjadi penyeimbang, pengawas, kemudian juga dalam hal budgetting kita juga pasti akan membahas di Komisi IX juga," imbuhnya menambahkan.

Meski begitu, politisi PKS ini menyatakan tetap menyambut baik semua upaya yang dilakukan pemerintah dalam hal vaksin Covid-19 untuk kesehatan dan keselamatan warga negara dari ancaman pagebluk virus yang mematikan itu.

"Pada prinsipnya kita sangat memahami ya apa yang diupayakan oleh pemerintah ingin memberikan yang terbaik kepada rakyat Indonesia. Karena memberikan perlindungan kesehatan itu adalah kewajiban negara terhadap rakyat Indonesia dan ini adalah amanat UU," tegasnya.

Menurut dia, vaksin Covid-19 dari China yang agak mengagetkan itu hanya karena pembahasannya belum menyeluruh di Komisi IX. Berbeda dengan rencana pembuatan vaksin Merah Putih yang akan diprodukai di dalam negeri.

"Ya bukan kaget enggak pernah dibahas, tapi belum dibahas secara detail, karena mungkin datengnya pada saat reses kan. Jadi mungkin untuk penganggaran dan lain-lainnya mungkin baru akan dibahas beberapa waktu kedepan nanti mungkin," tuturnya.  

"Nah mungkin nanti setelah reses ini selesai, kita akan mulai rapat dan mungkin ini akan menjadi agenda prioritas di Komisi IX untuk membahas vaksin yang memang harus kita dorong supaya ada anggaran yang dialokasikan sangat memadai," demikian Kurniasih Mufidayati.

Kolom Komentar


Video

Negara yang Ditakuti Yahudi di Timur Tengah Cuman Dua, Iran dan Turki

Rabu, 16 September 2020
Video

Orang Yahudi Bikin Terowongan untuk Beribadah di Bawah Masjid Al-Aqsa

Rabu, 16 September 2020

Artikel Lainnya

Kasus Sembuh Di Surabaya Melonjak, 1.101 Bed Khusus Pasien Covid-19 Kosong
Kesehatan

Kasus Sembuh Di Surabaya Mel..

18 September 2020 19:53
Hari Ini, Total Kasus Positif Covid-19 Di Ibukota Tembus 60.875
Kesehatan

Hari Ini, Total Kasus Positi..

18 September 2020 18:56
Hingga Hari Ini, 115 Pegawai Dan Pihak Terkait Di Lingkungan KPK Positif Covid-19
Kesehatan

Hingga Hari Ini, 115 Pegawai..

18 September 2020 18:51
Hari Ini Kasus Sembuh Corona Tembus 4.088 Orang, Yang Meninggal 114 Orang
Kesehatan

Hari Ini Kasus Sembuh Corona..

18 September 2020 16:58
4 Gedung Pemprov DKI Ditutup Sementara Gegara Covid-19, Ini Rinciannya
Kesehatan

4 Gedung Pemprov DKI Ditutup..

17 September 2020 16:43
Corona 17 September: Positif 232.628, Sembuh 16.686, Meninggal 9.222
Kesehatan

Corona 17 September: Positif..

17 September 2020 16:25
Para Kepala Daerah Di Kepulauan Nias Ngeluh Kesulitan Tangani Covid-19
Kesehatan

Para Kepala Daerah Di Kepula..

17 September 2020 15:54
Doni Monardo: Tak Ada Tawar Menawar, Pertandingan Sepakbola Dan Basket Harus Tanpa Penonton!
Kesehatan

Doni Monardo: Tak Ada Tawar ..

17 September 2020 15:08