Farah.ID
Farah.ID

Permapkin: Memperbanyak Kapasitas RS Tanpa Adanya Pencegahan Adalah Hal Sia-sia

LAPORAN: IDHAM ANHARI
  • Sabtu, 12 September 2020, 12:21 WIB
Permapkin: Memperbanyak Kapasitas RS Tanpa Adanya Pencegahan Adalah Hal Sia-sia
Ketua Umum PP Permapkin, Hermawan Saputra/Rep
Ketua Umum Pengurus Pusat Perhimpunan Manajer Pelayanan Kesehatan Indonesia (Permapkin), Hermawan Saputra menegaskan bahwa pandemi Covid-19 di Indonesia belum sampai pada puncak gelombang pertama.

"Kita ini masih dan sedang berada di gelombang pertama. Mudah-mudahan kita tidak terhempas dan karam," kata Hermawan dalam diskusi Polemik bertajuk "Penularan Bertambah, Perilaku Kok Belum Berubah" melalui virtual, Sabtu (12/9).

Sehingga, sambung dia, berbagai upaya seperti memperbanyak kapasitas rumah sakit tanpa adanya pencegahan adalah hal yang sia-sia.

"Berapa pun kejaran kita memperkuat layanan rumah sakit dalam keadaan pandemik tidak akan mungkin," sebut dia.

Di sisi lain, Hermawan berharap, DKI Jakarta mampu menjadi contoh peningkatan fasilitas kesehatan pada tingkat Kelurahan. Pasalnya, fasilitas kesehatan di tingkat kelurahan di luar Jabodetabek kondisinya sangat memprihatinkan.

"Sangat jauh gap (jarak) dari segi ketersediaan sumber daya manusia dan fasilitasnya," papar Hermawan.

Hermawan mengatakan, di seluruh Indonesia jumlah RS hanya 3 ribuan saja. Dari total itu, seribu RS berada di wilayah Jabodetabek. Padahal, penularan Covid-19, sudah masuk ke 34 provinsi.

Berdasarkan data hingga Jumat pukul 12.00 WIB, diketahui ada penambahan 3.737 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir. Penambahan itu menyebabkan jumlah kasus Covid-19 di Indonesia kini mencapai 210.940 orang, terhitung sejak kasus pertama pada 2 Maret 2020.

ARTIKEL LAINNYA