Di Solo, Anak 5 Tahun Kini Sudah Boleh Kunjungi Area Publik

Pengelola Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) menyambut gembira SE Walikota Solo yang mengizinkan anak usia 5 tahun mendatangi area publik/RMOLJateng

Kabar gembira bagi warga Kota Solo, Jawa Tengah. Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo, mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang protokol kesehatan pencegahan Covid-19 terbaru yang berlaku sejak Selasa kemarin (13/10).

Dalam SE tersebut Walikota Solo memberikan kelonggarkan aturan dengan memperbolehkan anak-anak usia 5 tahun ke atas berkunjung ke tempat publik.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Solo melarang anak-anak usia 13 tahun ke bawah bepergian ke tempat publik. Hal ini dilakukan seiring jumlah pasien Covid-19 di Solo yang meningkat.

Untuk melindungi generasi bangsa, Walikota Solo kemudian melarang anak-anak berkunjung ke tempat publik. Seperti mall, pasar tradisional, tempat hiburan, tempat wisata, dan arena bermain.

SE Walikota Solo ini pun disambut antusias oleh Dirut Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ), Bimo Wahyu Widodo. Pihaknya pun langsung melakukan sosialisasi terkait anak usia 5 tahun ke atas boleh berkunjung ke tempat publik termasuk lokasi wisata.

"Sesuai SE Walikota Solo, TSTJ bisa menerima pengunjung dengan batasan usia 5 tahun ke atas. Kami menyambut dengan gembira dan itu menjadi tantangan kami juga untuk bisa menerapkan protokol kesehatan dan protokol konservasi, baik pada kami maupun kepada para pengunjung," papar Bimo, Kamis (15/10), dikutip Kantor Berita RMOLJateng.

Pihak pengelola TSTJ pun tetap memberlakukan protokol kesehatan dan akan ada pengawasan ketat di dalam TSTJ agar jangan ada kerumunan pengunjung.

"Kami terus ingatkan jangan sampai berkerumun dengan jumlah yang banyak, selalu jaga jarak, jangan lupa memakai masker, juga sering  cuci tangan. Ada 40 titik di area TSTJ," paparnya.

Bukan hanya pengunjung saja, namun bagi penjual makanan dan minuman juga diingatkan untuk menjual makanan dengan dibungkus atau dibawa pulang, tidak makan di tempat.

"Diharapkan semua mengikuti protokol kesehatan yang ada karena ini kan untuk kita semuanya, dengan begitu objek pariwisata bisa berjalan normal kembali, terima kasih," tuturnya.

Untuk diketahui, SE Walikota Solo No 067/2386 tentang Perubahan Atas Pedoman Teknis Pelaksanaan Penanganan Covid-19 ini berlaku sampai Senin (26/10) mendatang. Untuk kemudian dilakukan evaluasi, apakah dilanjutkan atau diubah sesuai kondisi yang ada.

"Setelahnya akan dievaluasi kembali apakah SE tersebut akan diperpanjang atau diubah kembali, ya agak dilonggarkan,” jelas Sekda Solo, Ahyani.
EDITOR: AGUS DWI

Kolom Komentar


Video

Wanita Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo, Diduga Korban Pembunuhan

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

DENDI RAMADHONA DAN PESAWARAN

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

Diduga Melanggar, Bawaslu Panggil Calon Bupati Semarang

Kamis, 22 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Satgas Covid-19 Matangkan Logistik Dan SDM Untuk Vaksinasi
Kesehatan

Satgas Covid-19 Matangkan Lo..

29 Oktober 2020 22:54
Jubir Satgas Covid-19: Penanganan Corona Indonesia Lebih Baik Dari Rata-rata Dunia
Kesehatan

Jubir Satgas Covid-19: Penan..

29 Oktober 2020 21:40
Positif Covid-19 Di Lampung Sudah 1.757 Kasus, 1.129 Di Antaranya Sembuh
Kesehatan

Positif Covid-19 Di Lampung ..

29 Oktober 2020 19:51
Bertambah 714 Orang, Jakarta Masih Jadi Penyumbang Corona Terbanyak
Kesehatan

Bertambah 714 Orang, Jakarta..

29 Oktober 2020 18:47
Kasus Aktif Corona Turun Menjadi 60.569 Orang, Kasus Sembuh Naik 3.985 Orang
Kesehatan

Kasus Aktif Corona Turun Men..

29 Oktober 2020 17:46
Kasus Positif Bertambah 3.565 Orang, Jakarta Dan Jawa Barat Penyumbang Tertinggi
Kesehatan

Kasus Positif Bertambah 3.56..

29 Oktober 2020 17:31
Sumpah Pemuda Di Wisma Atlet, Bebaskan Bangsa Dari Covid-19 Tanpa Lelah
Kesehatan

Sumpah Pemuda Di Wisma Atlet..

29 Oktober 2020 15:16
Satgas Covid-19: Disiplin 3M Dapat Menghindari Potensi Penularan Sampai 99 Persen
Kesehatan

Satgas Covid-19: Disiplin 3M..

29 Oktober 2020 13:47