Berbeda Dengan Imunitas Anak-anak, Pakar Epidemilogi: Kelompok Resiko Jangan Ke Tempat Liburan!

Panji Fortuna Hadisoemarto/Repro

Kekebalan tubuh atau imunitas anak-anak terhadap potensi penularan Covid-19, beserta dampaknya, jauh berbeda dengan orang-orang yang masuk kategori beresiko.

Pakar Epidemiologi Universitas Padjajaran (Unpad), Panji Fortuna Hadisoemarto menjelaskan, imunitas adalah modal melawan infeksi Covid-19.

Hal ini, menurutnya, patut menjadi bahan pertimbangan masyarakat untuk mengisi waktu libur panjang akhir bulan Oktober yang berlangsung mulai hari ini.

Sebab Panji menilai, potensi penularan Covid-19 bagi anak-anak jauh lebih rendah dari orang-orang yang memiliki resiko tinggi penularan. Misalnya, orang lanjut usia (lansia) dan orang-orang yang memiliki penyakit bawaan (Komorbid).

"Saya pikir anak-anak resiko sakitnya relaitif lebih kecil dari orang dewasa," ujar Panji dalam acara Bincang Sehat yang diselenggarakan RMOL Network dengan tajuk "Cegah Klaster Baru Libur Panjang" pada Rabu (28/10).

Karena itu, dia berharap kepada masyarakat yang lanjut usia untuk tidak ikut melangsungkan liburan di tempat-tempat wisata yang beresiko terjadi penularan Covid-19.

Tempat-tempat beresiko tinggi penularan virus, lanjut Panji, diantaranya memiliki karakteristik sulit menjaga jarak kurang lebih dua meter, terlalu banyak kerumunan, dan tempat wisata yang tertutup atau di dalam ruangan.

"Kelompok resiko jangan kemana-mana, jangan ke tempat umum yang beresiko penularan. Sebaiknya menahan diri," harap Panji.

Lebih lanjut, Panji tetap menghimbau kepada masyarakat yang ingin mengajak anak-anaknya untuk berlibur agar tetap memtuhi protokol kesehatan Covid-19, yakni 3M (mengenakan masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, serta mencuci tangan).

"Setidaknya untuk protokol kesehatan yang dikerjakan pakai face mask (masker). Kecuali kalau kecil sekali (anaknya). Bukan karena susah bernafas, tapi mereka seringkali tidak nyaman mengenakan masker," ucapnya.

"Tapi saya lihat, banyak yang mengajak anak kecil tapi meggunakan masker nyaman-nyaman saja," demikian Panji Fortuna Hadisoemarto.
EDITOR: AHMAD SATRYO

Kolom Komentar


Video

Ular Piton 3,5 Meter Ditangkap Usai Mangsa Ternak Warga Boyolali

Selasa, 01 Desember 2020
Video

Sari Rogo Dan Kerikil Agrowisata Unila

Selasa, 01 Desember 2020
Video

Anies Baswedan Positif Covid-19

Selasa, 01 Desember 2020

Artikel Lainnya

Kabar Baik, Ilmuwan Oxford Hampir Berhasil Temukan Vaksin Malaria
Kesehatan

Kabar Baik, Ilmuwan Oxford H..

06 Desember 2020 06:59
Penambahan Kasus Covid-19 Ibukota: 1.360 Positif, 1.016 Sembuh
Kesehatan

Penambahan Kasus Covid-19 Ib..

05 Desember 2020 23:20
Kasus Positif Covid-19 Naik Menjadi 569.707 Orang, Yang Aktif 81.669 Orang
Kesehatan

Kasus Positif Covid-19 Naik ..

05 Desember 2020 16:27
PPNI: 75 Persen Perawat Yang Meninggal Karena Covid-19 Bertugas Di Kamar Rawat Inap
Kesehatan

PPNI: 75 Persen Perawat Yang..

05 Desember 2020 15:43
Kasus Positif Dan Kematian Tenaga Medis Meningkat Tajam, PB IDI Minta Masyarakat Percaya Keberadaan Covid-19
Kesehatan

Kasus Positif Dan Kematian T..

05 Desember 2020 12:13
Angka Kematian Dokter Meningkat 3 Kali Lipat Pada Awal Desember
Kesehatan

Angka Kematian Dokter Mening..

05 Desember 2020 11:30
Ini Tips Psikolog Hilangkan Cemas Berlebih Akibat Pandemi Covid-19
Kesehatan

Ini Tips Psikolog Hilangkan ..

04 Desember 2020 22:08
Pandemi Covid-19 Rentan Memicu Gangguan Psikosomatis, Begini Mengatasinya
Kesehatan

Pandemi Covid-19 Rentan Memi..

04 Desember 2020 18:43