Kasus Positif Dan Kematian Tenaga Medis Meningkat Tajam, PB IDI Minta Masyarakat Percaya Keberadaan Covid-19

Foto/Net

Kasus positif Covid-19 harian yang masih bertambah tinggi dan angka kematian tenaga medis, diharap bisa membuka alam sadar masyarakat tentang keberadaan virus asal Wuhan, China tersebut.

Divisi Advokasi dan Hubungan Eksternal Tim Mitigasi Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Eka Mulyana menjelaskan, informasi mengenai Covid-19 adalah hoax atau hasil konspirasi tidak sesuai degan kenyataannya.

Dia menegaskan, virus ini benar-benar nyata dan telah memakan nyawa banyak orang dalam waktu yang cepat. Karena PB IDI mencatat sebanyak 342 petugas medis dan kesehatan yang wafat akibat terinfeksi Covid-19.

"Kami berharap apabila Anda termasuk orang yang tidak mempercayai adanya Covid ini, namun janganlah mengorbankan keselamatan orang lain dengan ketidakpercayaan tersebut," ujar Eka Mulyana dala siaran pers yang dibagikan kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (5/12).

Selain itu, tingginya lonjakan pasien Covid-19 yang pada hari Kamis (3/12) mencapai 8.369 orang cukup menjadi peringatan bagi semua pihak untuk sadar tentang keberadaan dan bahaya Covid-19.

"Ini menjadi peringatan kepada kita semua untuk tetap waspada dan mematuhi protokol kesehatan (3M)," terangnya.

Dia berharap, pengabaian protokol kesehatan akan merugikan dan menimbulkan banyak korban jiwa. Terlebih, jika masih banyak orang yang tidak percaya bahwa Covid-19 itu nyata dan benar-benar menyebar di Indonesia.

"Pandemi ini akan berlalu dengan kerjasama seluruh pihak, termasuk Anda. Kami dari tim mitigasi PB IDI secara khusus juga mengingatkan kepada para teman sejawat tenaga medis dan tenaga kesehatan untuk waspada dan tetap menjalankan SOP," ungkap Eka Mulyana.

"SOP seperti dalam pedoman standar perlindungan dokter di saat melakukan pelayanan dan saat berada di keluarga dan komunitas," pungkasnya.
EDITOR: AHMAD SATRYO

Kolom Komentar


Video

Puting Beliung Gegerkan Wonogiri!

Rabu, 20 Januari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Membaca Bencana Lewat Politik

Kamis, 21 Januari 2021
Video

Bincang Sehat • Vaksin Covid-19 Pada Lansia

Jumat, 22 Januari 2021

Artikel Lainnya

Efikasi Sinovac Di Indonesia 65,3 Persen, Edukator Kesehatan: Tidak Usah Risau
Kesehatan

Efikasi Sinovac Di Indonesia..

22 Januari 2021 19:27
Bupati Sleman Positif Covid-19 Usai Divaksin, Kemenkes: Sinovac Berisi Virus Mati, Mustahil Orang Terinfeksi
Kesehatan

Bupati Sleman Positif Covid-..

22 Januari 2021 19:27
Tenaga Kesehatan Yang Divaksin Di Tahap Awal Baru 132 Ribu Orang
Kesehatan

Tenaga Kesehatan Yang Divaks..

22 Januari 2021 18:30
Ketua DPD RI: Masih Lemah, Sistem Kesehatan Indonesia Harus Diperbaiki
Kesehatan

Ketua DPD RI: Masih Lemah, S..

22 Januari 2021 18:10
Bertambah 13.632 Orang, Kasus Positif Aktif Naik Menjadi 156.683 Orang
Kesehatan

Bertambah 13.632 Orang, Kasu..

22 Januari 2021 16:17
Seberapa Penting Vaksinasi Covid-19 Pada Lansia?
Kesehatan

Seberapa Penting Vaksinasi C..

22 Januari 2021 15:25
Patut Diacungi Jempol, Gaya Treatment RS Lapangan Indrapura Mampu Tekan Angka Kematian Covid-19
Kesehatan

Patut Diacungi Jempol, Gaya ..

22 Januari 2021 14:04
Upaya 3T Di Indonesia Ternyata Salah Secara Epidemiologi
Kesehatan

Upaya 3T Di Indonesia Ternya..

22 Januari 2021 13:19