Pandemi Virus Corona Bisa Lebih Sulit Lagi Terutama Di Belahan Bumi Bagian Utara

Ilustrasi/Net

Umat manusia diharapkan bersiap menghadapi kondisi pandemi yang jauh lebih sulit dari sebelumnya.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam pernyataan terbarunya, Rabu (13/1), memperingatkan bahwa di belahan bumi bagian  utara pandemi Covid-19 akan lebih sulit karena adanya varian yang lebih menular.

Pejabat tinggi darurat WHO, Mike Ryan, mengatakan dalam sebuah diskusi virtual di media sosial hal itu karena virus corona baru menyebar lebih cepat.  

"Di belahan bumi utara, khususnya di Eropa dan Amerika Utara, kami telah melihat badai musim yang sempurna seperti itu," katanya, seperti dikutip Reuters, Kamis (14/1).

Ia menambahkan adanya kombinasi faktor-faktor yang telah mendorong peningkatan penularan di banyak negara.
Seperti aaat-saat setelah liburan, beberapa negara situasinya akan menjadi jauh lebih buruk.

Sebagai upaya pencegahan, WHO menyerukan untuk tetap mematuhi aturan jarak sosial bahkan mungkin memperketatnya.

Di tengah meningkatnya kekhawatiran akan varian virus corona yang lebih menular yang pertama kali terdeteksi di Inggris tetapi sekarang bercokol di seluruh dunia, pemerintah di seluruh Eropa pada hari Rabu (13/1) mengumumkan pembatasan virus corona yang lebih ketat dan lebih lama.

Itu termasuk persyaratan kantor pusat dan penutupan toko di Swiss, keadaan darurat Covid-19 Italia yang diperpanjang, dan upaya Jerman untuk lebih mengurangi kontak antara orang-orang yang disalahkan atas upaya yang gagal, sejauh ini, untuk mengendalikan virus corona.

Hingga saat ini, jumlah kematian di seluruh dunia telah mendekati 2 juta orang sejak pandemi dimulai, dengan 91,5 juta orang terinfeksi.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Sebelum Mbak You, Arief Poyuono Sudah Ramalkan Kalabendu

Jumat, 15 Januari 2021
Video

BINCANG SEHAT • Memandang Pandemi Dari Kacamata Relawan

Jumat, 15 Januari 2021
Video

RMOL World View • Menjaga Gawang Pertahanan Indonesia

Senin, 18 Januari 2021

Artikel Lainnya

Ridwan Kamil: 4.070 Nakes Dan 69 Tokoh Di Jabar Sudah Divaksin
Kesehatan

Ridwan Kamil: 4.070 Nakes Da..

18 Januari 2021 21:42
70 Nakes Di Semarang Absen Saat Akan Divaksin Sinovac
Kesehatan

70 Nakes Di Semarang Absen S..

18 Januari 2021 21:12
Nekat Mandikan Jenazah Covid-19, Tiga Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka
Kesehatan

Nekat Mandikan Jenazah Covid..

18 Januari 2021 19:21
Kasus Positif Melonjak Terus, Satgas Covid-19: 85-87 Kabupaten/Kota Belum Maksimal Terapkan Prokes
Kesehatan

Kasus Positif Melonjak Terus..

18 Januari 2021 19:11
Kasus Positif Melonjak Drastis Selama Dua Minggu, Kapasitas RSD Wisma Atlet Tersisa 20 Persen
Kesehatan

Kasus Positif Melonjak Drast..

18 Januari 2021 19:05
6 Pekan Beruntun, Karawang Dan Depok Selalu Masuk Zona Merah Covid-19
Kesehatan

6 Pekan Beruntun, Karawang D..

18 Januari 2021 17:09
Tambahan Kasus Positif Covid-19 Hari Ini Lebih Rendah Dari Kasus Sembuh, Ini Datanya
Kesehatan

Tambahan Kasus Positif Covid..

18 Januari 2021 16:25
Brasil Setujui Penggunaan Darurat Vaksin Sinovac
Kesehatan

Brasil Setujui Penggunaan Da..

18 Januari 2021 10:26