Korpri Imbau ASN Dan Keluarga Jadi Donor Konvalesen Untuk Bantu Sembuhkan Pasien Covid-19

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat menyumbangkan plasma konvalesennya/Ist

Sejumlah pasien yang masih berjuang melawan Covid-19 mulai melirik terapi donor plasma konvalesen.

Donor ini merupakan plasma darah yang diambil dari pasien Covid-19 yang telah sembuh, dan kemudian diproses agar dapat diberikan kepada pasien yang sedang dalam masa pemulihan untuk membentuk antibodi.

Donor plasma konvalesen kini banyak dicari. Namun, karena banyak yang membutuhkan, donor tersebut terkadang sulit didapatkan.

Untuk itu, Ketua Umum Dewan Pengurus Korpri Nasional (DPKN) Zudan Arif Fakrulloh mengimbau seluruh ASN, anggota Korpri penyintas (survivor) Covid-19 yang memenuhi syarat agar bersedia menjadi donor konvalesen.

"Ini adalah tindakan mulia yang dapat menyelamatkan sesama," kata Zudan dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (19/1).

Zudan menambahkan, masa pandemi Covid-19 masih belum jelas kapan akan berakhir. Ini menjadi momentum bagi ASN untuk maksimalkan kontribusi demi mencegah penyebaran virus Covid-19.

"Berikan prioritas tinggi kepada program kesehatan, termasuk program pemulihan Covid melalui donor konvalesen ini," ujarnya.

Saat ini Palang Merah Indonesia (PMI) baru bisa menyediakan 1.000 donor plasma konvalesen setiap bulannya.

Padahal menurut Ketua Umum PMI Jusuf Kalla, masih dibutuhkan 5.000 pendonor plasma konvalesen setiap bulan seluruh Indonesia.

Untuk itu, Zudan meminta para ASN anggota Korpri yang sudah sehat bugar atau sembuh total dari Covid-19 segera menghubungi kantor PMI terdekat untuk mendonorkan plasma darahnya.

"Setiap ASN penyintas yang mendonorkan plasma konvalesen mempunyai sumbangsih besar terhadap kehidupan," kata Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri ini.

Zudan juga mengapresiasi langkah sejumlah tokoh nasional yang bersedia mendonorkan plasma konvalesennya.

Pada pencanangan Gerakan Nasional Donor Plasma, Senin (18/1) kemarin, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjadi tokoh yang menyumbangkan plasma konvalesennya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diketahui juga mendonorkan plasma konvalesennya ke PMI.

"Tindakan tokoh-tokoh yang saat ini menjadi pemimpin-pemimpin itu patut dicontoh. Patut diteladani, contoh yang sangat baik,” tegas Zudan.

Kolom Komentar


Video

Kok Jadi Kontroversial, Padahal Begini Test Wawasan Kebangsaan Pegawai KPK

Selasa, 11 Mei 2021
Video

Obrolan Bareng Bang Ruslan • Pemerintah Harusnya Jaga Perasaan Rakyat

Selasa, 11 Mei 2021

Artikel Lainnya

Penyuntikkan 448.480 Dosis Vaksin AstraZeneca Dihentikan Kemenkes
Kesehatan

Penyuntikkan 448.480 Dosis V..

17 Mei 2021 02:36
Kimia Farma: Kami Tidak  Memberikan Toleransi Terhadap Tindakan Yang Tidak Sesuai 'Akhlak'!
Kesehatan

Kimia Farma: Kami Tidak Mem..

16 Mei 2021 23:21
Kerja Sama TNI-Polri, Pemkot Jaksel Gelar Tes Swab Untuk Pemudik Dari Kampung
Kesehatan

Kerja Sama TNI-Polri, Pemkot..

16 Mei 2021 20:35
Tingkat Kesembuhan Lebih Tinggi Dari Positif Covid-19, Kasus Aktif Tinggal 90.800 Orang
Kesehatan

Tingkat Kesembuhan Lebih Tin..

16 Mei 2021 16:35
Kepala Puskesmas Bobotsari Purbalingga Meninggal Akibat Covid-19
Kesehatan

Kepala Puskesmas Bobotsari P..

16 Mei 2021 15:49
Kasus Positif Covid-19 Di DKI Bertambah 227, Kasus Aktif Berkurang 364
Kesehatan

Kasus Positif Covid-19 Di DK..

15 Mei 2021 23:41
Jelang Pembukaan Sekolah, Anthony Fauci: Siswa Yang Belum Divaksin Harus Tetap Gunakan Masker Di Dalam Kelas
Kesehatan

Jelang Pembukaan Sekolah, An..

15 Mei 2021 08:58
Ancaman Mutasi Virus Dan Tsunami Covid Di Dunia, Epidemiolog Beri Saran Pemerintah Tutup Perbatasan Hingga Tiga Bulan Ke Depan
Kesehatan

Ancaman Mutasi Virus Dan Tsu..

15 Mei 2021 03:56