Garda Terdepan, Ketua MPR Dorong Pemerintah Masukkan Wartawan Penerima Prioritas Vaksinasi

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo/Net

Sebagaimana tenaga kesehatan dan TNI-Polri, kalangan wartawan juga merupakan garda terdepan dan rentan terpapar Covid-19. Peran jurnalistik menuntut mereka bertemu banyak orang.

Untuk itu, pemerintah diminta memasukkan wartawan menjadi salah satu klaster prioritas yang mendapatkan vaksinasi Covid-19.

Dorongan itu disampaikan langsung Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Bambang Soesatyo, Rabu (28/1).

"Melalui vaksinasi terhadap para wartawan, pemerintah turut berperan memastikan agar kerja jurnalistik mereka terlindungi. Sehingga bisa menyajikan berita secara akurat, menghindari masyarakat dari berbagai disinformasi," tutur Bamsoet biasa dia disapa.

Berdasarkan data Dewan Pers pers tahun 2020, tercatat ada sekitar 17.000 wartawan yang telah tersertifikasi melalui uji kompetensi wartawan (UKW).

Sebagai orang yang pernah menekuni dunia jurnalistik, mantan Ketua DPR itu bisa ikut merasakan degup kegelisahan para wartawan dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Di satu sisi tak ingin terinfeksi dengan cara menghindari kerumunan maupun menjaga jarak dengan orang lainnya. Namun di sisi lain karena tuntutan pekerjaan, sebagaimana dokter dan tenaga kesehatan, wartawan tidak mungkin bekerja secara work home maupun melakukan aktivitas di rumah saja.

Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) ini menerangkan, perhatian yang diberikan pemerintah melalui prioritas vaksinasi terhadap wartawan sekaligus juga untuk memastikan kesehatan dan keselamatan para anggota keluarganya yang ikhlas melepas mereka tugas di medan perang Covid-19.

Dengan begitu, para wartawan pulang ke rumah tetap bisa membawa nafkah, bukan malah membawa virus Covid-19.

"Kita tidak bisa membayangkan para wartawan berhenti bekerja, tak akan ada informasi yang bisa didapat masyarakat. Namun kita juga tidak bisa membayangkan dalam menjalankan pekerjaannya, para wartawan tak mendapat bekal yang cukup sehingga malah mengorbankan nyawa," pungkas Bamsoet.

Usulan wartawan menjadi salah satu klaster prioritas yang mendapatkan vaksinasi pertama kali disampaikan Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Teguh Santosa saat menerima kunjungan Dewan Pers, ke kantor JMSI, di Jakarta Timur pada 19 Januari 2021.

Kolom Komentar


Video

Rekaman CCTV Kecelakaan Di Cileungsi, Mobil Box Parkir Ditabrak Mobil Box

Selasa, 20 April 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Reshuffle Kabinet: Inisial M dan Sowannya Nadiem ke Megawati

Kamis, 22 April 2021

Artikel Lainnya

Kasus Aktif Covid-19 Naik, Tambahan Sembuh Hanya 5.993 Orang
Kesehatan

Kasus Aktif Covid-19 Naik, T..

22 April 2021 17:41
Keluarkan Addendum SE 13/2021, Satgas Covid Perketat Syarat Perjalanan H-14 Dan H+7 Masa Peniadaan Mudik
Kesehatan

Keluarkan Addendum SE 13/202..

22 April 2021 09:42
Uji Klinis Vaksin Nusantara Dihentikan Nota Kesepahaman Tiga Lembaga, Begini Penjelasan TNI AD
Kesehatan

Uji Klinis Vaksin Nusantara ..

21 April 2021 19:26
Bersama Kapolri, Panglima TNI Tinjau Vaksinasi Pelaku Pariwisata Di Bali
Kesehatan

Bersama Kapolri, Panglima TN..

21 April 2021 18:53
Kasus Meninggal Covid-19 Naik Hingga 230 Orang Hari Ini, Yang Sembuh Tembus 91 Persen
Kesehatan

Kasus Meninggal Covid-19 Nai..

21 April 2021 17:35
Agar Indonesia Tak Jadi India Kedua, Kemenkes Siapkan Langkah-langkah Antisipasi
Kesehatan

Agar Indonesia Tak Jadi Indi..

21 April 2021 12:44
Kemenkes Rusia Umumkan Efikasi Vaksin Sputnik V 97,6 Persen
Kesehatan

Kemenkes Rusia Umumkan Efika..

21 April 2021 03:40
Kasus Covid-19 Aktif Jakarta Turun 452, Yang Sembuh Nambah 901 Orang
Kesehatan

Kasus Covid-19 Aktif Jakarta..

20 April 2021 23:14