Strategi Doni Monardo Untuk Penanganan Bencana NTT Yang Minim Penularan Covid-19

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 sekaligus Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo/Repro

Penanganan bencana tropis siklon seroja di Nusa Tenggara Timur (NTT) oleh pemerintah diupayakan untuk tetap bisa mengendalikan penyebaran Covid-19.

Pasalnya, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo mendapat catatan bahwa NTT mengalami peningkatan kasus selama tiga bulan terakhir.

"NTT mengalami peningkatan kasus aktif, masih berada di atas kasus aktif nasional, angka kesembuhan di bawah nasional, angka kematian sama dengan angka kematian nasional yang 2,7 persen," ujar Doni Monardo dalam jumpa pers virtual Selasa malam (6/4).

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 ini menerangkan, secara umum NTT tengah mengalami kenaikan signifikan setalah liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) pada tahun 2020 yang lalu.

"Padahal sejak kasus pertama di Jakarta (ditemukan) sampai November NTT sangat rendah sekali, bahkan NTT bisa mengendalikan sampai bulan November," jelasnya.

Dari data ini Doni Monardo mempelajari kasus di NTT memang sedang dalam taraf rawan penularan. Sehingga, daerah-daerah yang mengalami bencana juga mengalami risiko tinggi.

Maka dari itu, Doni Monardo telah membuat strategi teknis memutus mata rantai penularan dengan beberapa cara. Yakni pertama memisahkan kelompok rentan di pengungsian, seperti lansia yang memiliki penyakit penyerta (komorbid), dengan warga yang secara fisik masih muda usianya namun belum diketahui apakah terinfeksi Covid-19 atau tidak.

"Ini harus kita pisahkan. Mereka tidak boleh di satu pengungsian. Tempat-tempat pengungsian ini kita optimalkan sedikit mungkin," papar Doni Monardo.

Selain itu, warga terdampak bencana yang tinggal sementara di pengungsian telah dibuatkan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang wajib diikuti.

"Mereka wajib melakukan pemeriksaan antigen. Mereka yang Covid, tanpa ada kontrol maka bisa menulari. Maka semua harus kita jaga dan perlu kesungguhan untuk bisa melakukan berbagai langkah agar upaya untuk meningkatkan kepatuhan prokes bisa optimal," katanya.

"Masker khusus orang dewasa temasuk anak disediakan. Demikian juga untuk rapid antigen kita distribusikan ke seluruh kabupaten/kota," demikian Doni Monardo.

Bencana alam yang terjadi di NTT dirasakan oleh masyarakat di 11 kabupaten/kota. Antara lain, Kota Kupang, Kabupaten Flores Timur, Malaka Tengah, Lembata, Ngada, Alor, Sumba Timur, Rote Ndao, Sabu Raijua, Timur Tengah Selatan dan Ende.

Bencana alam yang terjadi di 11 kabupaten/kota di NTT ini berbeda-beda, hanya saja disebabkan oleh perubahan cuaca yang disebut badai siklon tropis seroja. Akibat dari perubahan cuaca ini yakni angin kencang, longsor, banjir dan banjir bandang.

Hingga malam tadi, BNPB mencatat sudah ada 117 orang yang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Sementara, 76 orang masih dinyatakan hilang.
EDITOR: AHMAD SATRYO

Kolom Komentar


Video

Rekaman CCTV Kecelakaan Di Cileungsi, Mobil Box Parkir Ditabrak Mobil Box

Selasa, 20 April 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Reshuffle Kabinet: Inisial M dan Sowannya Nadiem ke Megawati

Kamis, 22 April 2021

Artikel Lainnya

Kasus Aktif Covid-19 Naik, Tambahan Sembuh Hanya 5.993 Orang
Kesehatan

Kasus Aktif Covid-19 Naik, T..

22 April 2021 17:41
Keluarkan Addendum SE 13/2021, Satgas Covid Perketat Syarat Perjalanan H-14 Dan H+7 Masa Peniadaan Mudik
Kesehatan

Keluarkan Addendum SE 13/202..

22 April 2021 09:42
Uji Klinis Vaksin Nusantara Dihentikan Nota Kesepahaman Tiga Lembaga, Begini Penjelasan TNI AD
Kesehatan

Uji Klinis Vaksin Nusantara ..

21 April 2021 19:26
Bersama Kapolri, Panglima TNI Tinjau Vaksinasi Pelaku Pariwisata Di Bali
Kesehatan

Bersama Kapolri, Panglima TN..

21 April 2021 18:53
Kasus Meninggal Covid-19 Naik Hingga 230 Orang Hari Ini, Yang Sembuh Tembus 91 Persen
Kesehatan

Kasus Meninggal Covid-19 Nai..

21 April 2021 17:35
Agar Indonesia Tak Jadi India Kedua, Kemenkes Siapkan Langkah-langkah Antisipasi
Kesehatan

Agar Indonesia Tak Jadi Indi..

21 April 2021 12:44
Kemenkes Rusia Umumkan Efikasi Vaksin Sputnik V 97,6 Persen
Kesehatan

Kemenkes Rusia Umumkan Efika..

21 April 2021 03:40
Kasus Covid-19 Aktif Jakarta Turun 452, Yang Sembuh Nambah 901 Orang
Kesehatan

Kasus Covid-19 Aktif Jakarta..

20 April 2021 23:14